Selasa, 18 Desember 2012

[Review] Fly Him To The Moon



 Judul : Fly Him To The Moon
Penulis : Mariskova
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2010
Ratings : 2/5 stars








Bila sahabatmu adalah matahari dan kamu adalah bulan, apa yang akan terjadi kepadamu ketika pagi menjelang dan matahari terbit? Apakah orang-orang di bumi akan bisa melihatmu di atas langit sana?

Seluruh laki-laki di satu bumi ini pasti akan bahagia luar biasa seandainya mereka bisa menjadi sahabat Jelita. Sebaliknya, bila semua perempuan di beberapa galaksi dikumpulkan, mereka pasti akan lebih memilih mati daripada harus menjadi sahabat Jelita. Kecuali Anjani.

Jelita Gani dan Anjani Anjasmara adalah dua sahabat sejak kecil. Jelita seorang perempuan yang cantik tak terkira dan pintar luar biasa. Kecantikannya membuatnya dikitari oleh laki-laki dari berbagai jenis karakter. Kepintarannya membuatnya dilimpahi kepopuleran. Jelita selalu menjadi matahari di mana pun dia berada.

Anjani, sahabat Jelita, adalah seorang perempuan tomboy yang selalu memerankan tokoh sahabat setia. Sepanjang hidupnya Anjani menyaksikan para laki-laki berlomba mengejar Jelita. Sepanjang hidupnya Anjani mengurusi para laki-laki yang menggunakan dirinya untuk mendekati Jelita. Sepanjang hidupnya, Anjani merasakan sosoknya perlahan menghilang di balik awan setiap kali Jelita muncul. Seperti bulan ketika matahari muncul. Atas nama persahabatan, Anjani tak pernah beranjak dari sisi Jelita. Bagi Anjani, persahabatannya dengan Jelita lebih berharga dari laki-laki mana pun...

... sampai lalu sahabatnya itu berbalik memusuhinya ketika seorang pangeran impian datang menawarkan cinta. Masih tersisa luaskah hati Anjani bagi sahabatnya? Apakah Anjani rela menukar cintanya pada sang pangeran impian dengan persahabatannya dengan Jelita?


Fly Him to the Moon. Buku ini bercerita tentang seorang Arsitek GreenDesign bernama Anjani dan mempunyai sahabat karib bernama Jelita yang sesuai namanya -berwajah cantik jelita-. Diceritakan Jelita memiliki sejarah pada setiap hubungan percintaanya dan selalu putus, dan dialah pihak yang selalu memutuskan dan disertai dengan berbagai alasan. Mulai dari bosan, terlalu kreatif, dan tidak seprinsip. Tapi banyak juga yang mengagumi Jelita dengan sifatnya yang berani mengambil keputusan. Konflik bermula saat mantan pacar Jelita mengancamnya akan bunuh diri sampai menimbulkan keributan disekitarnya.*Pfft- kalo ada cowok begini beneran, gue tendang kali* Yang pada akhirnya konflik berputar pada cinta segitiga antara Anjani, Donny, dan Jelita.

Jadi intinya, baru membaca sampai halaman 68. Saya memutuskan untuk berhenti. Maapkeun :(
Ini hanya masalah selera sebenernya. Gaya bahasa dan ceritanya bagus, tapi saya ga cocok dengan idenya. Mungkin pembaca yang lain bisa memiliki pendapat yang berbeda dengan saya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar